Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/pibiikop/public_html/plugins/system/plg_ztools/plg_ztools.php on line 33

Strict Standards: Declaration of JParameter::loadSetupFile() should be compatible with JRegistry::loadSetupFile() in /home/pibiikop/public_html/libraries/joomla/html/parameter.php on line 512

Strict Standards: Declaration of JCacheControllerPage::store() should be compatible with JCacheController::store($data, $id, $group = NULL) in /home/pibiikop/public_html/libraries/joomla/cache/controller/page.php on line 199

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/pibiikop/public_html/plugins/system/plg_ztools/plg_ztools.php on line 115

Strict Standards: Only variables should be passed by reference in /home/pibiikop/public_html/plugins/system/plg_ztools/plg_ztools/libs/ztgzip.php on line 153

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/pibiikop/public_html/plugins/system/plg_ztools/plg_ztools.php:33) in /home/pibiikop/public_html/templates/zt_kaupi25/libs/zt_tools.php on line 226

Strict Standards: Non-static method JSite::getMenu() should not be called statically, assuming $this from incompatible context in /home/pibiikop/public_html/templates/zt_kaupi25/zt_menus/zt.common.php on line 255

Strict Standards: Non-static method JApplication::getMenu() should not be called statically, assuming $this from incompatible context in /home/pibiikop/public_html/includes/application.php on line 539

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/pibiikop/public_html/templates/zt_kaupi25/zt_menus/zt.common.php on line 255

Strict Standards: Non-static method JSite::getMenu() should not be called statically in /home/pibiikop/public_html/components/com_phocagallery/router.php on line 38

Strict Standards: Non-static method JApplication::getMenu() should not be called statically in /home/pibiikop/public_html/includes/application.php on line 539

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/pibiikop/public_html/components/com_phocagallery/router.php on line 38
LINGKUP KEGIATAN

Lingkup Kegiatan

  1. Diklat Kewirausahaan dan Manajemen Bisnis Program pendidikan dan pelatihan ini menggunakan metoda pendidikan orang dewasa (Andragogy) dengan pendekatan partisipatoris. Untuk itu teknik belajar yang digunakan adalah : study kasus, diskusi, bermain peran, simulasi, praktek dan pemagangan.
  2. Lokakarya Penyusunan Rencana Strategis Lokakarya penyusunan rencana strategis ini menggunakan metode LFA (Logical Framewrork Approach), metode ini dapat dimanfaatkan untuk perencanaan pembangunan ekonomi dalam suatu kawasan/community, perusahaan serta organisasi pelaksana tugas.
  3. Program Magang Kerja Program magang kerja ini dilaksanakan di tempat usaha tenant PIBI sesuai dengan permintaan masyarakat. Untuk yang mengikuti program inkubasi bisnis maka otomatis akan mendapatkan kegiatan magang kerja ini. Adapun bobot pembelajarannya 80 % pada aspek teknis usaha dan 20 % manajemen usaha. Peserta akan dilibatkan langsung dalam operasi produksi dan pemasaran serta pemecahan masalah usaha sesuai dengan pengalaman yang dihadapi oleh tenant.
  4. Penyiapan Menjadi Wirausaha Bagi Pegawai Menjelang Purna Bhakti Memberikan bekal bagi pegawai di suatu perusahaan/instansi berupa program kewirausahaan yang secara umum tujuannya ialah membentuk wirausaha baru. Program ini untuk memberikan keyakinan bahwa usia bukan halangan untuk memulai suatu usaha dan mengarahkan bahwa setelah pensiun, seseorang memiliki potensi untuk berkembang menjadi wirausaha.
  5. Pameran Produk Tenant PIBI Program ini diselenggarakan untuk dapat mengenalkan produk yang dihasilkan oleh tenant PIBI kepada calon rekanan (pembeli) dan masyarakat luas. Kegiatan ini dapat berupa kegiatan tunggal atau mengikuti event-event pameran lainnya.
  6. Seminar Tentang Pengembangan UMKMK Program ini dilaksanakan baik skala nasional maupun lokal. Topik seminar diantaranya : manajemen inkubator bisnis, model pemberdayaan UMKMK, implementasi kewirausahaan dalam kurikulum dan penerapan kebijakan serta penerapan teknologi industri bagi UMKMK.
  7. Pengembangan Masyarakat (Community Development) untuk kelompok Masyarakat Khusus Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat yang berada di area kritis dan penerima program pemberdayaan yang dilakukan oleh Pemerintah maupun Perusahaan. Program akan diawali dengan pemetaan potensi SDM dan alam dengan menggunakan metoda PRA, untuk selanjutnya dilakukan penumbuhan/re-engenering usaha dengan serial program pelatihan, pendampingan dan konsultansi sehingga tercipta masyarakat mandiri.
  8. Riset Sosial Ekonomi untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi suatu wilayah serta memberikan alternatif solusi bagi penyusunan model pengembangan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut. Kajian ini dijalankan dengan cermat dan komprehensif terhadap : (1) Potensi, peluang, hambatan, dan tantangan pengembangan suatu wilayah secara sosial, ekonomi, dan lingkungan; (2) Bagaimana pendekatan yang tepat dalam model pengembangannya; (3) Potensi, peluang, hambatan, dan tantangan dukungan kondisi makro dan mikro pada suatu wilayah.
  9. Jasa Konsultasi Manajemen Koperasi Selain program pendidikan dan pelatihan perkoperasian sebagai tindak lanjut dari terbentuknya kesadaran pelaku bisnis koperasi (anggota, pengurus dan pengawas) maka program Jasa Konsultasi Manajemen Koperasi penting untuk dilaksanakan.
  10. Jasa Pendampingan bagi Inkubator Bisnis PIBI sebagai salah satu lembaga inkubator bisnis yang sudah lama berdiri di Indonesia senantiasa mendampingi berbagai pihak dalam pendirian dan pengembangan inkubator bisnis dimanapun. Fungsi dan peran yang diharapkan kepada lembaga inkubator bisnis ini adalah sebagai mediator dan akselerator proses manajemen dan alih teknologi kepada masyarakat UMKMK secara dinamis dan timbal balik.
  11. Program Inkubator Bisnis Program inkubator bisnis ini merupakan sebuah rangkaian program yang strategis untuk menciptakan masyarakat biasa menjadi wirausaha yang sukses dan mandiri dengan bisnis yang kuat dan selalu berkembang. Inkubator Bisnis sebagai sebuah sistem – proses, sehingga dalam sebuah inkubator bisnis akan ditemukan berbagai indikator sebagai berikut :
  • a. Wirausahawan yang prosfektif (sebagai hasil seleksi) yang kemudian disebut tenant (asal tenure, yang artinya penyewa fasilitas);

    b. Fasilitas yang diperlukan untuk operasional inkubator dan untuk layanan tenant;

    c. Staff manajemen terlatih yang berperan sebagai fasilitator atau trainer/konsultan bagi para tenant;

    d. Kurikulum pendidikan manajemen, teknis atau kewirausahaan sesuai dengan kebutuhan tenant;

    e. Metodologi pelatihan atau pendampingan yang tepat untuk menyampaikan kurikulum inkubator kepada para tenant;

    f. Lingkungan lokal yang merupakan masyarakat dimana inkubator bisnis tersebut melaksanakan aktifitas. Lingkungan ini menyangkut kepada lingkungan sosial ekonomi, misalnya lingkungan masyarakat petani, lingkungan masyarakat pengrajin, pedagang dan sebagainya;

    g. Output yaitu tenant yang telah lulus dari program inkubator bisnis dan siap menjadi wirausahawan mandiri. Kegiatan Inkubator Bisnis yang dilaksanakan oleh PiBi meliputi tahapan : Sosialisasi Program, Rekruitasi dan Seleksi Tenant, Pendidikan dan Pelatihan Kewirausahaan & Manajemen Usaha, Tutorial Rencana Usaha (Business Plan), Penawaran Akses ke Perbankan dan Mitra Bisnis (Bursa Proposal), serta Pendampingan di Lapangan (Monitoring, Evaluasi dan Konsultasi) dan Rencana Tindak Lanjut (Focus Group Disscussion).